Assalamualaikum :)
Seneng banget akhirnya beban uts terakhir dan esay pertama sudah hilaang~
Harusnya sih biasa aja ya, i mean, gak jadi beban banget. Tapi gegara uts kemaren 'my sleep time has broken' (wkwk), beberapa hari setiap bangun pagi aku merasakan kantung mata sepertinya semakin menghitam. Dan entah kenapa tiba-tiba jerawat muncul, umiku sih bilangnya "berarti kamu lagi masa puber, lagi suka orang" ku iyain aja ha, padahal dari dulu juga udah puber dan aku engga lagi mulai suka orang, oke.
Jadi, karena aku mulai uts dari hari sabtu sampe jumat kemaren, sabtu ini aku libur dan aku manfaatkan untuk refreshing. Hari ini aku ke sekolah sih, jadi aku bawa Milea dan baru sampe rumah ashar karena nunggu hujan. Dann sampe rumah aku langsung nonton Kimi no Na wa uwuw.Jadi, aku mau review (?) gitu.
Milea, Suara dari Dilan.
Satu kata aja sih, baper :')
Kalian yang udah baca Dilan pasti tau lah bagaimana bapernya baca novel itu, dan sekarang tambah Milea yang notabene berisi sudut pandangnya Dilan. Ah, aku sih termasuk salah satu dari sekian pembaca yang menginginkan Dilan kembali bersama Milea. Sedih banget waktu baca Dilan akhir sejak Milea bertemu sama Dilan bareng Bunda, dan itu terakhir mereka ketemu sampai mereka ketemu lagi waktu udah kerja, dan Milea udah punya pacar baru hiks. Di situ aku mikir 'Oh, cowok gak suka dikekang.' Setelah itu aku masih penasaran dan belum rela kalau mereka udahan gitu aja, jadi waktu Wardah promosi Milea dengan harga diskon, langsung aku pm dianya. Gak lama setelah itu aku udah mendapatkan Milea di tanganku, tapi aku belom bayar lunas ke Wardah -wks- jadi bukunya aku simpen sampe lunas, dan akhirnya hari ini aku menyelesaikannya.
Setelah membaca Milea, lega sih. Bapernya mungkin gegara banyak nyeritain masa lalu mereka dari sudut pandangnya Dilan yang emang baru diungkap sekarang. Aku juga jadi paham sama beberapa hal yang engga aku ngerti di buku Dilan. Kesel sih awalnya, gegara sebenernya mereka masih bisa balikan. Tapi gara-gara mereka salah paham, mereka di kasih tau kalau masing2 dari mereka udah punya pacar (padahal sebenernya engga), Dilannya merasa gak mau ganggu dan mundur, Mileanya juga yang awalnya cuma bisa nunggu jadi mundur juga. huft.
Tapi di akhir-akhir, waktu mereka beneran udah punya pacar baru masing-masing, dan mereka ketemu di reuni, habis itu mereka telponan. Di situ aku merasa bahwa sebenernya mereka mungkin masih ada rasa, mereka ngobrol ngomongin masa lalu, mereka bilang rindu gitu. Dan kebenaran pun terungkap ketika mereka ngobrol itu. Tapi, waktu baca obrolan mereka, aku merasa mereka udah sama-sama menerima kenyataan walau setelah itu Dilannya jadi galau karena baru tau kebenaran yang terungkap itu. Dan hal yang paling melagakan tuh kalau kamu udah bisa berdamai dengan masa lalu sih, menurutku.
Jadi setelah telpon itu Dilan curhat, terus akhirnya kesadaran itu muncul bahwa dulu mereka masih punya harapan untuk kembali, tapi karena kesadaran itu baru muncul sekarang, mereka udah gak bisa apa-apa. Itu sih, yang aku tangkep. Jadi pada akhirnya aku bisa menerima ending mereka :')
***
Kimi no Na wa - Your name.
Jadi ceritanya malem Jumat Bagas ngasih tau ada anime movie yang baper gitu. Aku sih biasa aja ya sama anime, tapi kalau movie emang kebanyakan yang udah aku tonton bagus-bagus, apalagi kalau baper wks. Jadi aku langsung minta dan hari ini aku langsung menontonnya. Padahal masih banyak film lain yang belum ditonton wk.
So, ceritanya itu tentang pertukaran jiwa (?) dua orang dari dimensi waktu yang berbeda, kayak drakor secret garden gitu, tapi yang ini waktunya beda. Perempuannya Mitsuha dateng dari masa lalu, sedangkan laki-lakinya Taki dari masa depan. Mitsuha tinggal di desa, Taki tinggal di Tokyo. Awalnya masing-masing dari mereka mikir cuma mimpi, tapi ternyata pertukaran jiwa mereka gak sesederhana itu. Pokoknya aku ga terlalu paham ya kenapa mereka harus tukeran jiwa dulu, awalnya aku pikir reinkarnasi gitu, tapi masa cuma tiga tahun bedanya. Aku juga mikir mungkin biar nanti pada akhirnya mereka ketemu ehe.
Tapi emang itu kan ya tujuannya? Jiwa mereka ketuker untuk beberapa waktu dan seiring berjalannya waktu mulai tumbuh perasaan di antara mereka. Terus pertukaran jiwa mereka itu sangat terkait dengan jatuhnya meteor di desanya Mitsuha. Jadi intinya setelah meteor itu jatuh, mereka udah engga tukeran lagi. Lalu Taki mulai mencari Mitsuha dan akhirnya dia sadar kalau Mitsuha itu udah mati tiga tahun yang lalu waktu meteornya itu jatuh di desa itu. Akhirnya Taki mencari cara biar bisa mengulang waktu dan Mitsuha bisa selamat.
Nah, akhirnya jiwa mereka bisa tukeran lagi dan mereka saling mencari gitu. Sebenernya mereka udah tau nama masing-masing, tapi entah kenapa setelah mereka sadar, mereka engga bisa inget. Terus, waktu mereka akhirnya bisa ketemu dalam dimensi waktu yang sama dan sedang akan menulis nama masing-masing, mereka malah kembali ke waktu masing-masing gitu. Kayak pokoknya mereka belum ditakdirkan untuk mengetahui nama masing-masing. Setelah kembali ke dimensi masa lalu itu akhirnya walaupun meteornya tetep jatuh, tapi Mitsuha bisa selamat dari kejatuhan meteor berkat Taki yang datang dari masa depan.
Akhirnya mereka ketemu :3
Terus, waktu berjalan lagi dan masing-masing dari mereka mulai merasa aneh karena ketika mereka terbangun, mereka seperti mencari sesuatu atau seseorang, tapi mereka gatau apa itu atau siapa itu, karena mereka ga bisa inget nama orang yang mereka cari. 8 tahun berlalu dan mereka udah sama-sama di Tokyo. Setiap Taki liat/baca/denger berita tentang desanya Mitsuha yang dulu kena meteor itu dia selalu merasa familiar. Tapi dia gak tau kenapa bisa merasa begitu.
Akhirnya setelah 8 tahun takdir mulai mempertemukan mereka. Mereka pernah papasan di jalan gitu, tapi mereka cuma ngerasa 'kok kayanya ada yang aneh ya waktu dia lewat?' gitu, tapi karena mereka berhenti dan nengoknya gantian, jadi wajahnya gak keliatan. Terus akhirnya suatu hari mereka lagi berada di dua kereta berbeda yang berpapasan. Saat itulah mereka saling tatapan dan merasa telah menemukan apa yang selama ini mereka cari. Waktu turun dari kereta mereka langsung nyari. Tapi waktu udah ketemu, mereka masih engga yakin. Terus di tangga gitu, Mitsuhanya turun, Takinya naik. Awalnya mereka papasan doang, tapi untungnya akhirnya Taki berhenti dan manggil Mitsuha. Dia bilang "apakah kita pernah beremu sebelumnya?" Mitsuha langsung berhenti dan balik badan ke Taki, dia nangis terharu gitu dan jawab "Aku juga berpikir begitu.."
Terus Taki tanya "Namamu...?"
......
Dan itu feelingnya uwuw banget. huehe.
Oke liat filmnya lebih kerasa feeling dan bapernya, jadi silahkan menonton filmnya sendiri kalau pensaran ehe.
***
Wassalamualaikum :)



Komentar
Posting Komentar